Profil

Toko Tenun adalah toko online yang memudahkan pengguna internet untuk mendapatkan kain tenun ATBM-alat tenun bukan mesin. Toko Tenun menjual kain tenun kepada Anda dengan harga relatif murah. Meski murah, kami tetap memberikan harga yang adil bagi pengrajin. Semua itu dilakukan Toko Tenun untuk mewujudkan kemandirian usaha mikro di sentra tenun sekaligus menjaga agar kerajinan tenun terus berkembang di Indonesia.

Berawal dari semangat menghidupkan kembali kerajinan tenun yang terpuruk krisis moneter dan bom Bali, Toko Tenun mulai merintis aktivitas penjualan di internet tahun 2003. Dari sekadar menampilkan iklan di situs perdagangan, membuat blog sampai akhirnya menggunakan domain www.tokotenun.com sekarang ini.

Toko Tenun telah melayani pecinta tenun di Semarang, Jabodetabek, Surabaya, Bali, Bandung, Medan, Samarinda dan beberapa orang Indonesia di Jepang, Swiss dan Kanada untuk mendapatkan produk tenun asli dengan harga terjangkau.

Legalitas

Saat ini, toko tenun berada dibawah bendera CV Trinity Group dengan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) No. 517/624-876/11.01/PK/III/2011 tanggal 14 Mei 2011 dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Departemen Perdagangan Republik Indonesia No. 11.01.3.72.12 tanggal 19 September 2008.

Legalitas tersebut merupakan wujud tekad kami untuk memberi ketenangan transaksi denganelanggan serta memperluas pasar dengan melayani kebutuhan seragam dinas pemerintah baik kabupaten, kota, maupun provinsi.

Apresiasi

Toko Tenun memang berkomitmen untuk menetapkan harga yang adil bagi pelanggan, pengrajin dan perusahaan. Bagi Toko Tenun, pengrajin mitra yang hampir semuanya adalah skala home industri dan mikro merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa. Eksistensi mereka adalah bagian dari eksistensi budaya dan kemandirian rakyat Indonesia.

Maka, kami berterima kasih untuk Anda yang mengapresiasi dan menggunakan produk kami sehingga Toko Tenun dan mitra pengrajin semakin berkembang. Pemesan terbaru produk kami:

Linda F (Bank Permata, Jakarta)
Indri (PT Medco, Jakarta)
Priska (Pondok Indah, Jakarta)
Anne (Kedawung, Cirebon)
Irene (Althia Park, Tangerang)
Jenny (Jakarta Barat)
Betty (PT Martina Berto Jakarta)
Anita (Medan, Sumut)
Temy Sartika (Sanur, Bali)
Agnes (PT Indonesia Power Jakarta)
Ari (Sony Siemens Semarang)
Dinda (ITB Bandung)
Uli (KPUD Kota Semarang)
Lilis (Bank Mandiri Jakarta)
Komang Santi (Denpasar, Bali)
Maskur (Samarinda, Kalimantan)
Maya (Bandung)
Rahma (Medan)
Rina (Solo)
Sofi (Surabaya)
Yudi Endri (PLTU Ombilin Sawahlunto Sumatra Barat)
dan semua pelanggan yang tak dapat kami sebut satu persatu

Switch to our mobile site