Taplak ini didominasi oleh warna dasar hitam yang memberikan kesan elegan dan kontras. Di atas latar hitam ini, terjalin motif-motif khas Sumba dalam warna kuning keemasan dan sedikit sentuhan warna hijau tua. Pada kedua ujung taplak, terdapat bidang berwarna hijau tua yang dihiasi dengan figur-figur kuda berwarna kuning keemasan. Kuda-kuda ini digambarkan dalam posisi berdiri dengan detail pada kaki, badan, dan ekor yang melengkung. Mereka tampak berpasangan dan saling berhadapan, menciptakan simetri visual. Di antara figur kuda, terdapat ornamen-ornamen geometris dan tumbuhan yang juga berwarna kuning keemasan, menambah kekayaan detail pada bagian ujung taplak.
Bergerak ke bagian tengah taplak, kita melihat deretan motif ayam jantan yang khas. Ayam-ayam ini berwarna kuning keemasan dan digambarkan dengan detail pada bagian kepala, jengger, dan ekornya yang panjang. Ayam-ayam ini tersusun dalam beberapa baris horizontal, menghadap ke arah yang sama dalam setiap barisnya, menciptakan pola yang berulang dan menarik. Di antara barisan ayam, terdapat motif-motif geometris abstrak seperti belah ketupat dan bentuk-bentuk stilize lainnya dalam warna kuning keemasan, mengisi ruang antara figur dan memberikan variasi visual.
Tepi taplak dihiasi dengan garis-garis vertikal berwarna kuning keemasan dan hijau tua yang menciptakan bingkai di sepanjang sisi panjang taplak. Pada kedua ujung taplak yang menggantung, terlihat rumbai-rumbai benang berwarna hitam yang memberikan sentuhan akhir tradisional dan tekstur yang menarik.
Tekstur kain tenun Sumba terlihat jelas, dengan jalinan benang yang rapat menciptakan permukaan yang unik dan terasa khas. Detail ini memberikan gambaran tentang proses pembuatan taplak yang kemungkinan melibatkan teknik ikat atau songket, menghasilkan motif yang presisi dan kaya akan detail.
Taplak meja motif Sumba ini memancarkan keindahan warisan budaya yang kaya. Kombinasi warna yang kontras antara hitam, kuning keemasan, dan hijau tua, serta motif-motif simbolis seperti kuda dan ayam, tidak hanya mempercantik tampilan meja tetapi juga membawa cerita dan makna dari tradisi Sumba ke dalam ruang. Taplak ini adalah representasi seni tekstil yang memukau dan bernilai budaya tinggi.
















