Kain tenun ikat yang proses pembuatannya melalui proses panjang tentu mempunyai manfaat yang tinggi. Dalam kedudukan adat, umumnya fungsi kain tenun berkaitan dengan adat istiadat masyarakat setempat.
Berikut 5 fungsi kain tenun yang utama secara adat adalah :
- Sebagai pelengkap upacara adat. Pemakaian untuk adat bisa berupa pakaian untuk pemuka adat atau kelompok penari pada acara adat.
- Pakaian sehari -hari. Selain upacara adat, pemanfaatan kain tenun untuk bahan pakaian adalah yang paling terkenal luas.
- Sebagai mahar pernikahan. Pengantin laki laki biasanya menyerahkan kain tenun sebagai mahar pernikahan.
- Untuk membayar denda adat. Kain tenun berguna untuk membayar denda apabila ada pelanggaran adat.
- Alat pertukaran ekonomi. Kain tenun juga digunakan untuk pertukaran sumber daya ekonomi seperti bahan makanan.
Daftar yang tercantum adalah fungsi kain adat secara umum. Artinya, berlaku dibanyak suku dan tempat penghasil kain tenun ikat. Pada setiap daerah, kain tenun mungkin mempunyai kegunaan yang khusus.
Sehingga dapat kita simpulkan, kain tenun mempunyai kedudukan yang sangat penting untuk adat masyarakat setempat.
Jadi tahu kan? Ternyata keistimewaan kain tenun ikat tidak hanya menyimpan keindahan motif saja. Namun di balik itu, tenun juga mempunyai fungsi adat yang tidak lepas dari kehidupan masyarakat setempat.
Kain Tenun
Kain Tenun
Atasan






