Kain Tenun untuk Traveler Naik Gunung

Traveler Memakain Ikat Kepala dari Kain Tenun

Kain tenun untuk traveler naik gunung. Penggunaan kain tradisional bagi traveler saat naik gunung sedang hits saat ini. Banyak artis dan selebgram yang memamerkan foto tenun dengan latar belakang keindahan gunung dan pemandangan alam.

Coba bayangkan, menikmati keindahan pemandangan di puncak gunung dengan berselimut hangatnya kain tenun. Hangat dan instagrammable banget kan?

Traveler Memakain Ikat Kepala dari Kain Tenun

Jenis Kain Tenun

Jenis tenun yang populer meliputi blanket dengan ukuran lebar 120 dan panjang 220 cm. Penggunaannya biasanya untuk selimut penahan udara dingin. Kain tradisional ini sering pula dipakai untuk alas duduk di atas rumput pegunungan atau pasir pantai.

Jenis tenun lain yang bisa dipakai adalah ikat kepala, syal, selendang dan pashmina. Sesuai namanya, penggunaan kain tradisional tersebut bagi traveler adalah untuk ikat kepala atau bando (hedband), aksesoris yang dipassang di leher dan di pundak atau bagian tubuh lain.

Motif Tenun

Motif tenun yang terkenal adalah motif Toraja, Sumba NTT, Lombok NTB, Troso Jepara, Songket Palembang, dan Bali. Selain itu banyak juga motif dari daerah lain seperti Lampung, Badui, Batak, Tanimbar Maluku, Padang Sumatera Barat dan bagian nusantara lain.

Corak tenun kadang mempunyai ciri khas tiap daerah. Sumba NTT terkenal dengan motif hewan seperti kuda, ayam dan buaya. Sedangkan daerah Bali lebih banyak mengambil motif dari tumbuhan seperti daun dan bunga. Ada juga motif baru yang murni kreasi pengrajin masa kini. Semua cantik dan unik.

BELI TENUN : Pashmina, Syal, Selendang

Harga Kain Tenun untuk Pendaki Gunung

Harga tenun untuk pendaki gunung sangat murah, mulai dari Rp. 20.000 an. Selembar ikat kepala tenun dengan lebar 50cm dapat diperoleh dengan harga Rp. 50.000. Sedangkan tenun lebar 10cm lebih murah untuk sekadar aksesoris ikat kepala atau penanda tas saat naik gunung.

Nah, ide memakai kain tenun saat traveling memang sedang hits saat ini. Untuk memulai, tentu kamu bisa coba memilih jenis kain tenun sesuai kebutuhan. Apakah kamu butuh tenun untuk selimut, sekadar ikat kepala atau dipakai buat aksesoris saat swafoto saja?

Kredit Foto: @ryantyfebryan dan @novi_ekasulistia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *